Irrigation Tanah Laut
Informasi Studi Kasus

Jenis Proyek: Remediasi Saluran Irigasi di Kalimantan Selatan (Channel Lining)
Jenis Proyek (lainnya): Government 

Tanggal Mulai Proyek: October 2025 

Tujuan Proyek:
Tujuan utama proyek ini adalah untuk optimalisasi sarana infrastruktur irigasi di Kalimantan Selatan yang cepat dan efisien. 

Lokasi Proyek: Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. 

Jumlah Installer: 5-6 orang

Jumlah Concrete Canvas yang Digunakan: 953 m²

Format Roll: Bulk Roll

Tipe / Ketebalan: CCX-M

Metode Pemasangan (Layup): Melintang (Transverse) 

Peralatan yang digunakan

  • Webbing Sling 3 meter x 2 ton
  • Excavator
  • Cutter / utility knife
  • Palu
  • Dynabolt 5cm diameter 10mm
  • Sekrup stainless steel 20 mm

Alternatif dan Alasan Memilih Concrete Canvas

Karena keberhasilan proyek yang dimiliki owner proyek ini pada tahun sebelumnya, dengan segala kemudahan dan kecepatan pengerjaannya, proyek ini direncanakan untuk menggunakan Concrete Canvas sebagai solusi optimalisasi saluran irigasi.

Kondisi Lingkungan

Lokasi pemasangan proyek ini berada di area kebun dan sawah. Kondisi cuaca pada saat pemasangan sempat terjadi hujan di siang atau sore hari, dengan intensitas hujan yang cukup besar. 

Persiapan Lahan

  • Pembersihan saluran irigasi dari vegetasi dan puing-puing 
  • Penggalian parit angkur pada sisi bahu saluran

Metode Pemasangan, Perekatan, dan Penyegelan

Pada pekerjaan proyek ini, Concrete Canvas CCX-M terlebih dahulu dipotong di gudang penyimpanan sesuai dengan panjang masing-masing segmen saluran. Gulungan kecil Concrete Canvas kemudian diangkut menggunakan mobil bak dan selanjutnya dibawa ke lokasi pemasangan oleh dua hingga tiga orang pekerja.

Metode sambungan yang diterapkan pada proyek remediasi saluran irigasi ini adalah metode sambungan menggunakan sekrup, dan angkur yang digunakan untuk proyek ini adalah angkur dynabolt. Proses pemasangan dimulai dengan menggelar setiap gulungan kecil Concrete Canvas sesuai dengan profil saluran eksisting, kemudian angkur dipasang pada bagian bahu dan dinding atas saluran. Setelah posisi Concrete Canvas dipastikan sesuai, material kemudian ditindih dan dipasangkan sekrup mengikuti garis pandu berwarna biru. Sekrup yang digunakan memiliki panjang 20 mm dan dipasang dengan jarak antar sekrup maksimal 10 cm.

Metode Hidrasi

Proses hidrasi pada proyek ini dilakukan dengan menggunakan selang yang terhubung dengan pompa air, dimana air yang digunakan diambil dari sumber air terdekat dari lokasi pemasangan Concrete Canvas. 

Durasi Pemasangan

Proyek ini dapat diselesaikan dalam waktu 5 hari, dengan produktivitasnya mencapai 200-250 m² per hari, termasuk proses persiapan lahan, material, pemasangan, hingga proses hidrasi.

Keberhasilan Proyek

Proyek dinilai berhasil, dilihat dari dilanjutkannya pembangunan saluran irigasi ini dari pembangunan tahun sebelumnya. Owner merasa puas dengan kecepatan dan kemudahan pemasangan Concrete Canvas ini.