Pond Lining-Garut
Informasi Studi Kasus

Jenis Proyek: Pelapisan Kolam (Pond Lining)
Jenis Proyek (lainnya): Pabrik Industri

Tanggal Mulai Proyek: Maret 2025 

Tujuan Proyek:
Tujuan utama proyek ini adalah melapisi kolam penampungan air bersih yang kedap air di area pabrik sepatu dengan waktu pengerjaan yang lebih singkat. 

Lokasi Proyek: Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

Kontraktor: Kontraktor
Jumlah Installer: 6 orang

Klien/Pemilik Proyek: Perusahaan Kontraktor Konstruksi Sipil

Konsultan (jika ada):

Jumlah Concrete Canvas yang Digunakan: 475 m²

Format Roll: Bulk Roll

Tipe / Ketebalan: CCX-M

Metode Pemasangan (Layup): Melintang (Transverse) dan Memanjang 

Dimensi (jika diketahui): -

Peralatan yang digunakan

  • Webbing Sling 3 meter x 2 ton
  • Excavator
  • Cutter / utility knife
  • Palu
  • J-Pin 25 cm
  • Sealant Polyurethane
  • Sekrup stainless steel 30 mm

Alternatif dan Alasan Memilih Concrete Canvas

Sebelumnya, kontraktor menggunakan pasangan pecahan batu sebagai pelapis kolam penampungan air bersih. Namun, metode tersebut memerlukan waktu pengerjaan yang cukup lama, yaitu hingga satu bulan untuk menyelesaikan satu kolam. Dengan mempertimbangkan efisiensi waktu dan pelaksanaan proyek, penggunaan Concrete Canvas diterapkan sebagai alternatif untuk menggantikan pasangan batu pada pelapisan kolam di area pabrik sepatu tersebut.

Kondisi Lingkungan

Proyek dilaksanakan di area pabrik sepatu yang masih dibangun dengan kondisi tanah galian. Pemasangan dilakukan dalam kondisi cuaca kering, tanpa curah hujan yang tercatat selama proses berlangsung. Tidak ada kondisi lingkungan ekstrem yang ditemui selama pemasangan. 

Persiapan Lahan

  • Pembersihan vegetasi
  • Pembentukan profil kolam 
  • Pembuatan lantai kerja pada dasar kolam
  • Penggalian parit angkur di sekeliling kolam

Metode Pemasangan, Perekatan, dan Penyegelan

Concrete Canvas CCX-M dipasang secara melintang dan memanjang, menutupi seluruh bagian kolam. Concrete Canvas dimobilisasi dengan dua buah excavator, untuk menahan gulungan Concrete Canvas, dan menarik gulungan dari sisi kolam lainnya. Setelah digelar, Concrete Canvas disesuaikan pada profil kolam. Di setiap tumpang tindih Concrete Canvas, J-pin dengan panjang 25cm dipasang pada parit angkur di bahu kolam, dan juga dipasang pada setiap jarak 3m. Sambungan antar segmen dilakukan dengan metode gabungan sekrup dan sealant. Sealant polyurethane diaplikasikan pada bagian concrete canvas yang akan ditindih, dengan diameter 8mm memanjang menyesuaikan profil dari kolam tersebut. Lalu, Concrete Canvas ditindih dan dipasang sekrup pada bagian atas tumpang tindih concrete canvas tersebut. Sekrup yang digunakan adalah sekrup stainless steel dengan panjang 30mm, jarak antar sekrupnya adalah 10cm yang dipasang di setiap overlap. 

Metode Hidrasi

Proses hidrasi dilakukan menggunakan selang yang terhubung ke pompa air, dengan sumber air dari saluran air terdekat di sekitar lokasi proyek.

Durasi Pemasangan

Proyek ini diselesaikan dalam 3 hari, dengan produktivitas pemasangan mencapai sekitar 158 m² Concrete Canvas per hari.

Keberhasilan Proyek

Proyek dinilai berhasil. Klien merasa puas dengan kecepatan dan kemudahan pemasangan Concrete Canvas dan berencana melakukan pemesanan ulang jika mengerjakan proyek-proyek serupa. 

Indikator Keberhasilan yang Terukur

Kecepatan pekerjaan dibandingkan dengan aplikasi yang biasa dilakukan oleh kontraktor, yaitu pasangan batu.

“Kami sangat puas dengan penggunaan Concrete Canvas dalam proyek ini. Pemasangannya cepat dan efisien—jauh lebih cepat daripada menggunakan konstruksi pasangan batu tradisional. Jika kami memiliki proyek kolam di masa mendatang, kami akan merekomendasikan penggunaan CC lagi, tidak hanya untuk lokasi ini tetapi juga untuk proyek-proyek lain di perusahaan kami.”

— [Manajer Proyek]