












Informasi Studi Kasus
Jenis Proyek: Perbaikan Saluran Irigasi
Jenis Proyek (lainnya): Pemerintahan
Tanggal Mulai Proyek: 12 Januari 2026
Tujuan Proyek: Tujuan proyek perbaikan saluran ini adalah untuk memulihkan fungsi saluran pasangan batu yang sudah rusak. Concrete canvas dipasang langsung di atas saluran eksisting untuk menutup kerusakan dan mencegah kebocoran, sehingga aliran air dapat kembali lancar. Perbaikan ini memastikan saluran dapat berfungsi efektif untuk pengairan irigasi perkebunan dan sawah di sekitarnya.
Lokasi Proyek: Kabupaten Gorontalo, Gorontalo
Kontraktor: PT Brantas Abipraya
Klien/Pemilik Proyek: BWS Sulawesi II Gorontalo
Jumlah Concrete Canvas yang Digunakan: 5320 M2
Format Roll: Bulk Roll
Tipe / Ketebalan: CCX-M
Metode Pemasangan (Layup): Transverse
Dimensi (jika diketahui): 7 Meter
Proses Instalasi
Peralatan yang digunakan
- Cutter / utility knife
- Mesin Bor
- Dynabolt M10 x 50
- Sekrup stainless steel 20 mm
Alternatif dan Alasan Memilih Concrete Canvas
Alasan penggunaan concrete canvas adalah karena kemudahan dan kecepatan pemasangannya. Material ini memungkinkan perbaikan saluran dilakukan tanpa harus menutup pintu air dalam waktu lama, sehingga aliran irigasi tetap berjalan dan tidak mengganggu pengairan sawah di kawasan sekitar.
Kondisi Lingkungan
Kondisi lingkungan proyek berada di area persawahan dan perkebunan, di mana saluran berperan penting sebagai sarana irigasi. Keberadaan saluran yang berfungsi dengan baik sangat vital untuk memastikan distribusi air ke lahan pertanian tetap lancar, mendukung produktivitas tanaman, dan menjaga keberlanjutan kegiatan pertanian di sekitarnya.
Persiapan Lahan
- Pengeringan saluran
- Pembersihan sedimentasi
- Perataan Permukaan saluran
Metode Pemasangan, Perekatan, dan Penyegelan
Metode pemasangan concrete canvas dimulai dengan mengeringkan, membersihkan, dan meratakan permukaan saluran eksisting terlebih dahulu. Setelah itu, concrete canvas digelar secara melintang di atas saluran. Setiap sambungan overlap dikencangkan menggunakan sekrup stainless sepanjang 20 mm, kemudian diangkur dengan dynabolt M10 × 50 mm. Dynabolt dipasang pada setiap sambungan overlap di sisi bahu kiri dan kanan saluran untuk memastikan material terikat kuat dan saluran tetap stabil selama aliran air.
Metode Hidrasi
Proses hidrasi concrete canvas dilakukan dengan mengaliri segmen yang telah terpasang menggunakan air dari saluran itu sendiri. Selanjutnya, bagian bahu dan sisi lereng saluran disiram secara manual agar seluruh permukaan concrete canvas terhidrasi merata. Metode ini memanfaatkan sumber air yang tersedia di lokasi dan memastikan material mengeras dengan baik untuk menahan aliran air.
Durasi Pemasangan
Produktivitas pemasangan sekitar 285–380 m² Concrete Canvas per hari
Keberhasilan Proyek
Proyek perbaikan saluran irigasi ini dinilai sangat berhasil dan mendapatkan apresiasi dari owner. Selain itu Pemerintah provinsi, melalui dinas Pertanian juga memberikan penghargaan karena proyek ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kegiatan pertanian dan keberlanjutan irigasi di kawasan persawahan serta perkebunan sekitar.
"Penggunaan concrete canvas dalam perbaikan saluran irigasi ini sangat membantu. Proses pemasangannya cepat dan efisien, sehingga saluran kembali berfungsi tanpa mengganggu pengairan lahan pertanian. Kami sangat mengapresiasi solusi ini karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat dan produktivitas pertanian tetap terjaga."
Dendi Tri Kusumah Darga - Project Manager