Bank Protection Jambi
Informasi Studi Kasus

Jenis Proyek: Perlindungan Lereng (Slope Protection)
Jenis Proyek (lainnya): Pemerintahan

Tanggal Mulai Proyek: 4 November 2025

Tujuan Proyek:
Tujuan utama proyek ini adalah  melindungi dinding lereng sungai dari gerusan aliran air yang dapat menyebabkan kerusakan dan ketidakstabilan lereng. Pada proyek ini, concrete canvas dikombinasikan dengan struktur gabion/beronjong sebagai penahan utama lereng. Concrete canvas dipasang di atas instalasi beronjong untuk mencegah masuknya susupan air dari bagian atas lereng. Dengan demikian, risiko terjadinya sliding atau dorongan tekanan air yang dapat melemahkan dan mendorong struktur beronjong dapat diminimalkan, sehingga stabilitas lereng dan keamanan area di sekitarnya dapat terjaga.

Lokasi Proyek: Muaro Bungo, Jambi

Jumlah Installer: 6 orang

Jumlah Concrete Canvas yang Digunakan: 180  m²

Format Roll: Bulk Roll

Tipe / Ketebalan: CCX-M

Metode Pemasangan (Layup): Vertikal

Peralatan yang digunakan

  • Cutter / utility knife
  • J-Pin 40 cm
  • Sekrup stainless steel 30 mm

Alternatif dan Alasan Memilih Concrete Canvas

Pada tahap perencanaan sebelumnya sempat dipertimbangkan penggunaan shotcrete untuk perlindungan lereng. Namun, metode tersebut kurang sesuai karena posisi lereng berada di belakang permukiman warga dengan keterbatasan akses alat dan ruang kerja. Selain itu, dibutuhkan material yang lebih fleksibel agar mampu menyesuaikan apabila terjadi penurunan tanah atau pergeseran lereng, sehingga dapat mengurangi risiko kegagalan struktur. Oleh karena itu, concrete canvas dipilih sebagai solusi yang lebih tepat karena dapat dipotong (precut) sesuai kebutuhan di lapangan serta memiliki sifat semi-ductile yang lebih toleran terhadap pergerakan tanah.

Kondisi Lingkungan

Kondisi lingkungan proyek berada di belakang permukiman warga dan terletak di bibir sungai. Area pemasangan concrete canvas berada pada lereng dengan ketinggian sekitar 15 meter dari muka air sungai normal. Namun, pada saat terjadi banjir, muka air sungai dapat meningkat hingga mencapai bagian atas lereng. Kondisi ini menyebabkan lereng sangat rentan terhadap gerusan dan tekanan air, sehingga diperlukan sistem perlindungan lereng yang efektif untuk menjaga stabilitas dan keselamatan lingkungan sekitar.

Persiapan Lahan

  • Pemasangan Struktur Beronjong
  • Pembentukan lereng
  • Pembersihan vegetasi

Metode Pemasangan, Perekatan, dan Penyegelan

Metode pemasangan concrete canvas dilakukan secara vertikal, dimulai dari bagian lantai atau trap lereng kemudian disambungkan ke badan lereng hingga ke bagian atas. Pemasangan dibagi menjadi 7 segmen. Setiap sambungan overlap dikencangkan menggunakan sekrup sepanjang 3 cm. Untuk meningkatkan kestabilan, dipasang angkur J-Pin sepanjang 40 cm pada sudut lereng, pada sambungan overlap di puncak lereng, serta pada badan lereng dengan jarak pemasangan setiap 3 meter. Metode ini bertujuan untuk memastikan concrete canvas terikat kuat dan tidak bergeser akibat aliran air maupun tekanan dari pergerakan tanah.

Metode Hidrasi

Proses hidrasi concrete canvas dilakukan secara manual tanpa menggunakan mesin pompa air. Pekerja mengambil air dari sungai menggunakan ember, kemudian menyiramkan air secara merata langsung ke permukaan concrete canvas, mulai dari bagian atas lereng hingga ke lantai atau trap lereng. Cara ini memastikan seluruh material terhidrasi secara menyeluruh sehingga dapat mengeras dengan baik dan membentuk lapisan pelindung yang stabil pada lereng.

Durasi Pemasangan

Produktivitas pemasangan sekitar 380 m² Concrete Canvas per hari.

Keberhasilan Proyek

Proyek perlindungan lereng dengan concrete canvas dinilai berhasil, karena material terpasang dengan baik dan berfungsi sesuai tujuan perencanaan dalam menjaga stabilitas lereng. Keberhasilan ini juga ditandai dengan apresiasi yang diberikan oleh owner, menunjukkan kepuasan terhadap kualitas pekerjaan dan efektivitas solusi yang diterapkan.