Slope Protection Kebun Kopi
Informasi Studi Kasus

Jenis Proyek: Pelapisan Saluran (Chanel Lining)
Jenis Proyek (lainnya): Pemerintahan

Tanggal Mulai Proyek: 20 September 2025

Tujuan Proyek:
Tujuan utama proyek ini adalah  untuk mengendalikan aliran air hujan yang berada di atas lereng bukit agar tidak mengalir langsung ke lereng yang berpotensi mengalami longsor. Dengan adanya saluran ini, aliran air dapat diarahkan dan dikontrol secara aman sehingga tidak menggerus tanah lereng. Penggunaan concrete canvas diharapkan mampu mengurangi risiko longsor yang dapat membahayakan jalan raya yang berada di bawah lereng, terutama saat intensitas hujan tinggi.

Lokasi Proyek: Palu, Sulawesi Tengah

Jumlah Installer: 12 orang

Jumlah Concrete Canvas yang Digunakan: 950  m²

Format Roll: Bulk Roll

Tipe / Ketebalan: CCX-M

Metode Pemasangan (Layup): Melintang (Transverse)

Dimensi: 2,5 meter per segmen

Peralatan yang digunakan

  • Excavator
  • Katrol + Belt
  • Cutter / utility knife
  • J-Pin 40 cm
  • Sekrup stainless steel 30 mm

Alternatif dan Alasan Memilih Concrete Canvas

Sebelumnya, pengendalian aliran air dilakukan menggunakan saluran tanah, namun metode ini dinilai tidak efektif karena mudah mengalami longsor serta cepat dipenuhi oleh sedimentasi. Alternatif lain berupa saluran pasangan batu juga kurang memungkinkan untuk diterapkan, mengingat medan lokasi yang sangat sulit dan berada pada ketinggian sekitar 40 meter. Oleh karena itu, penggunaan concrete canvas dipilih sebagai solusi yang lebih tepat karena pemasangannya lebih praktis, stabil, dan mampu berfungsi optimal pada kondisi medan yang curam dan sulit dijangkau.

Kondisi Lingkungan

Kondisi lingkungan proyek berada di daerah perbukitan di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Lokasi saluran terletak di puncak bukit pada sisi jalan raya, dengan ketinggian sekitar 40 meter dari permukaan jalan. Kondisi ini menjadikan pengendalian aliran air sebagai kebutuhan penting untuk menjaga stabilitas lereng dan keselamatan pengguna jalan.

Persiapan Lahan

  • Pembentukan ulang saluran
  • Pembuatan galian angkur

Metode Pemasangan, Perekatan, dan Penyegelan

Metode pemasangan concrete canvas dilakukan dengan cara dipasang secara melintang searah dengan aliran air. Setiap lembar concrete canvas disambung dengan sistem overlap sepanjang 10 cm dan disambungkan menggunakan sekrup stainless ukuran 3 cm. Untuk memastikan material tidak bergeser, dipasang angkur JPEG sepanjang 40 cm pada setiap sambungan. Angkur tersebut ditanam di dalam galian angkur sehingga concrete canvas terkunci dengan baik dan tetap stabil, terutama pada kondisi lereng yang curam.

Metode Hidrasi

Proses hidrasi concrete canvas dilakukan menggunakan air yang dibawa dengan water tank. Air kemudian disalurkan melalui selang hingga mencapai bagian atas lereng untuk memastikan seluruh permukaan concrete canvas terhidrasi secara merata. Proses ini bertujuan agar material dapat mengeras dengan sempurna dan mencapai kekuatan yang direncanakan.

Durasi Pemasangan

Produktivitas pemasangan sekitar 285–380 m² Concrete Canvas per hari.

Keberhasilan Proyek

Keberhasilan proyek ini dinilai sangat baik, hal ini ditunjukkan dengan kepuasan customer terhadap hasil pekerjaan yang telah dilaksanakan. Kinerja saluran concrete canvas berfungsi sesuai dengan tujuan perencanaan, sehingga customer menyatakan keinginan untuk melakukan repeat order pada pekerjaan serupa di lokasi lainnya.